Senin, 30 April 2012

Program Sarjana (S1) -- Universitas Diponegoro


Universitas Diponegoro saat ini memiliki 11 fakultas yang menawarkan Program Sarjana (S1),  Program Pasca Sarjana (S2 dan S3), dan Program Diploma.
Klik di bagian link berikut ini untuk mengetahui informasi detil mengenai masing-masing fakultas dan program studinya:

FAKULTAS HUKUM
Hukum

FAKULTAS EKONOMI
Akuntansi
Ekonomi dan Studi Pembangunan
Manajemen

FAKULTAS TEKNIK
 Teknik Arsitektur
 Teknik Kimia
 Teknik Sipil
Teknik Perkapalan
Teknik Elektro
Teknik Lingkungan
Teknik Geodesi
Teknik Geologi
Teknik Industri
Teknik Mesin
Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota
Sistem Komputer/Teknik Komputer

FAKULTAS KEDOKTERAN
Pendidikan Dokter
Keperawatan
Ilmu Gizi

FAKULTAS PETERNAKAN
 Ilmu Peternakan


FAKULTAS ILMU BUDAYA
Sastra Inggris
 Ilmu Sejarah
 Sastra Indonesia
 Ilmu Perpustakaan


FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
 Ilmu Pemerintahan
 Administrasi Bisnis
 Administrasi Publik
 Komunikasi


FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
Kesehatan Masyarakat


FAKULTAS MATEMATIKAN DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
Biologi
Kimia
Ilmu Komputer/Teknik Informatika
Matematika
Statistik
Fisika


FAKULTAS ILMU PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
Ilmu Perikanan
Ilmu Kelautan


FAKULTAS PSIKOLOGI
Psikologi

lib
extension
inaicta09small
lab7
lab6
lab11
health_science_building
ict_humaniora_building
science_tech_building
 
 [ Download PDF ]

Daya Tampung / Kuota UNS SNMPTN Undangan 2012 (IPA)

KODE PRODI
NAMA PRODI
DAYA TAMPUNG 2012
PEMINAT 2011
SYARAT CACAT FISIK
441014
PENDIDIKAN DOKTER
64
3817




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441022
PSIKOLOGI
13
1288
441036
AGROTEKNOLOGI/
AGROEKOTEKNOLOGI
44
386




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441044
AGRIBISNIS
44
610




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441052
PETERNAKAN
31
264




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441066
ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN
31
765




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441074
TEKNIK SIPIL
28
938




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441082
ARSITEKTUR
16
563




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, TIDAK BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441096
TEKNIK INDUSTRI
12
751




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441103
TEKNIK MESIN
11
388




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441111
TEKNIK KIMIA
13
695




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, TIDAK BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441125
MATEMATIKA
15
370
441133
FISIKA
20
121




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441141
KIMIA
19
234




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, TIDAK BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441155
BIOLOGI
20
299




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441163
PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA (PWK)
8
437




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, TIDAK BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441171
TEKNIK INFORMATIKA
11
1899
441185
PENDIDIKAN FISIKA
10
715




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441193
PENDIDIKAN KIMIA
10
834




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, TIDAK BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441206
PENDIDIKAN BIOLOGI
10
921




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441214
PENDIDIKAN MATEMATIKA
10
1472
441222
PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
20
179




TIDAK BOLEH BUTA WARNA KESELURUHAN, TIDAK BOLEH BUTA WARNA SEBAGIAN
441236
PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
20
80
<!–

HASIL DAN PERINGKAT AKREDITASI PROGRAM STUDI S1 DAN D3 FAKULTAS TEKNIK UNDIP


No Jurusan/ProdiDasar StatusAkrediatsi yang akan datang
NilaiPeringkat
1.  TEKNIK SIPILSK.BAN.PT-No.013/BAN-PT/Ak.XIII S1/VIII/2010 361 A 06-08-2015
2.  TEKNIK ARSITEKTURSK.BAN.PT-No.028/BAN-PT/Ak.X/S1/XI/2007  373 A 26-11-2012
3.  TEKNIK KIMIASK.BAN.PT-No.029/BAN-PT/Ak.XI/S1/XI/2008  385 A 12-09-2013
4.  TEKNIK MESINSK.BAN.PT-No.034/BAN-PT/Ak.VII/S1/X/2003  377A 23-05-2014
5.  TEKNIK ELEKTROSK.BAN.PT-No.027/BAN-PT/Ak.XI/S1/XI/2008  372 A 05-09-2013
6.  TEKNIK PWK SK.BAN.PT-No.033/BAN-PT/Ak.X/S1/I/2008  381 A 19-01-2013
7.  TEKNIK INDUSTRISK.BAN.PT-No.011/BAN-PT/Ak.X/S1/V/2007  312 B 26-05-2012
8.  TEKNIK LINGKUNGANSK.BAN.PT-No.018/BAN-PT/Ak.X/S1/VIII/2007  319 B 18-08-2012
9.  DIII TEKNIK KIMIASK.BAN.PT-No.016/BAN-PT/Ak.V/Dipl-III/I/2006  305 B 12-01-2011
10.  DIII TEKNIK SIPILSK.BAN.PT-No.013/BAN-PT/Ak.V/Dpl-III/XII/2005  305 B 08-12-2010
11.  DIII TEK. PERKAPALANSK.BAN.PT-No.019/BAN-PT/Ak.V/Dipl-III/II/2006  327 B 23-02-2011
12.  DIII TEKNIK ELEKTROSK.BAN.PT-No.001/BAN-PT/Ak.V/Dipl-III/V/2006  372 A 04-05-2011
13.  DIII TEKNIK PWK SK.BAN.PT-No.002/BAN-PT/Ak.V/Dipl-III/V/2006  301 B 11-05-2011
14.  DIII TEK. ARSITEKTURSK.BAN.PT-No.006/2006  315 B 27-07-2011
15.  DIII TEKNIK MESINSK. BAN.PT-No. 022/BAN-PT/Ak-VIII/Dpl-III/XI/2008  307 B 21-11-2013
 
Untuk beberapa Program Studi/Jurusan sedang dalam proses Akreditasi karena Program Studi/Jurusan yang belum tercantum di atas di Fakultas Teknik Universitas Diponegoro baru dibuka beberapa tahun kemarin.
 
Surat Hasil dan Peringkat AkreditasiProgram Studi S1 dan DIII Fakultas Teknik Undip....download (filePDF)

Fakultas dan Program Studi - Universitas Diponegoro


Sesuai dengan statuta yang baru, visi Undip adalah menjadi universitas riset yang unggul ditahun 2020. Universitas riset kelas dunia mensyaratkan lulusan program doktor minimal 50 doktor per tahun dan dana penelitian minimal 15,5 juta dolar Amerika per tahun. Mengingat aspek penelitian merupakan komponen terpenting pada program S2 dan S3 maka sudah selayaknya jumlah mahasiswa program pasca sarjana lebih besar dari program S1. Selain itu universitas riset tidak mengelola program diploma tiga, karena program diploma tiga adalah program vocasional.
Saat ini Undip mengelola Program Studi yang terdiri atas :
  1. Program Diploma (D3) sejumlah 21 program studi dengan jumlah mahasiswa 6.310 orang;
  2. Program Sarjana (S1) dan yang setara yang berjumlah 44 program studi S1 dengan mahasiswa sejumlah 39134 orang
  3. Program Magister (S2) yang terdiri atas 26 program studi S2 (dengan jumlah mahasiswa S2 dan S3 5968 orang);
  4. Program Doktor (S3) terdiri atas 8 program studi Doktor (dengan jumlah mahasiswa S2 dan S3 5968 orang);
  5. Program Profesi terdiri atas 4 program studi Profesi (dengan jumlah mahasiswa 556 orang );
  6. Program Spesialis 1 terdiri atas 15 program studi Spesialis 1 (dengan jumlah mahasiswa 574 orang).
Dari angka tersebut jumlah total mahasiswa program pascasarjana adalah 5.968 mahasiswa, artinya masih jauh dibawah total mahasiswa program S1.
[ Download PDF ]

Kumpulan Soal SNMPTN dan SIMAK UI plus Jawabannya

Ditengah banyak-nya Spam atau AGC yang mengincar keyword "soal SNMPTN" dan "soal simak", link ini memberikan halaman yang menyediakan soal-soal SNMPTN lengkap dengan pembahasan dan kunci jawabannya serta soal simak dan kunci jawabannnya. Semoga soal-soal tahun lalu dapat menjadi perbandingan teman-teman dalam mengusai semua tipe soal-soal seleksi ptn yang cukup kompleks. Berikut link untuk mengunduh Soal SNMPTN dan Simak ui lengkap dengan jawabannya.

Soal SNMPTN dan Kunci Jawaban beserta Pembahasan

Soal simak dan Kunci Jawabannya

Selamat berlatih!


Minggu, 29 April 2012

Pilih Siap Tugas di Mana Saja atau Berhenti Jadi Guru?

JAKARTA, KOMPAS.com — Surat Keputusan Bersama lima menteri memberikan kewenangan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk kembali memeiliki otoritas penuh dan menarik urusan pendidikan dari pemerintah daerah, kabupaten/kota.

Dengan adanya SKB ini, tata kelola pendidikan, termasuk penyaluran dana bantuan operasional sekolah (BOS), ataupun pendistribusian guru, akan kembali ditangani pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim mengatakan, pihaknya tak khawatir dengan gejolak yang akan timbul di daerah terkait terbitnya SKB lima menteri tersebut.

Daripada guru repot mengajar di sekolah lain untuk memenuhi minimal waktu mengajarnya lebih baik taat pada aturan ini. Pilih siap ditugaskan di mana saja atau berhenti.

"Saya yakin tidak akan ada gejolak. Daripada guru repot mengajar di sekolah lain untuk memenuhi minimal waktu mengajarnya lebih baik taat pada aturan ini. Pilih siap ditugaskan di mana saja atau berhenti," kata Musliar, Senin (28/11/2011), di sela diskusi publik bertajuk "Membedah Problematika Guru dan Solusinya", di Gedung PGRI, Jakarta.

Ia menjelaskan, rotasi pendistribusian guru nantinya akan dilakukan mulai dari tingkat yang terkecil, dari tingkat kabupaten/kota, antarbupaten/kota, provinsi, dan antarprovinsi.

"Polanya bisa juga berupa penawaran. Siapa yang bersedia ditempatkan di suatu lokasi, atau memang ditetapkan lokasi mengajarnya, dan sebagai PNS saya kira harus ikut aturan. Jika tidak, silakan berhenti," kata Musliar.

Lima kementerian yang menandatangani SKB tersebut adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan. Salah satu kesepakatan yang dituangkan dalam SKB tersebut adalah mengenai mekanisme pendistribusian guru yang akan melibatkan lima kementerian. Ketentuan dalam SKB ini akan berlaku mulai Januari 2012.

Akhir pekan lalu, Mendikbud M Nuh mengungkapkan, tujuan perumusan peraturan bersama ini adalah meningkatkan mutu pendidikan di seluruh Indonesia. Dengan demikian, kebutuhan guru, khususnya pada jenjang pendidikan dasar, menengah, dan pendidikan anak usia dini nonformal dan informal dapat terpenuhi.

"Dengan diberlakukannya desentralisasi pemerintahan, daerah perlu melakukan pengelolaan guru dengan lebih cermat lagi, terutama dalam masalah perencanaan, pengangkatan, penempatan, dan pembinaan guru," ujarnya.

Nuh mengakui, persoalan distribusi guru hingga kini masih timpang sehingga terkesan persoalan mendasar tentang guru ada pada kekurangan jumlah yang bersifat menahun.

RSBI Tak Capai Target

|
Jakarta, kompas - Sekolah-sekolah negeri berstatus rintisan sekolah bertaraf internasional sulit memenuhi kuota 20 persen kursi untuk siswa dari keluarga miskin atau tidak mampu. Padahal, SD, SMP, dan SMA/SMK berstatus RSBI diwajibkan menerima siswa dari keluarga tidak mampu.
Berdasarkan pantauan di sejumlah rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) di beberapa kota, Rabu (25/5), kuota 20 persen kursi bagi siswa miskin tak terpenuhi karena sekolah umumnya hanya menunggu keluarga siswa yang mengajukan permohonan keringanan biaya.

Susila Aris, Wakil Kepala SMPN 49 Jakarta, mengatakan, pendaftaran tes masuk gratis sehingga tidak menghalangi siswa dari keluarga tidak mampu untuk ikut seleksi. ”Ketika tes, tidak ada ditanya kemampuan membayar. Setelah diterima dan diputuskan komite sekolah, baru ada pembayaran sesuai kemampuan. Namun pada prinsipnya, sekolah siap membantu siswa dari keluarga tak mampu,” kata Susila.

Wakil Kepala SMAN 3 Bandung, Firman Ali, mengatakan, sekolah menyediakan beasiswa dari anggaran belanja sekolah dan dana bantuan (block grant) dari pemerintah untuk siswa tidak mampu. ”Sekolah tidak menolak siswa dari keluarga miskin yang berprestasi. Asal mengajukan surat keterangan tak mampu, sekolah menyediakan beasiswa. Ada sekitar 15 persen atau 17 persen siswa tidak mampu di sekolah ini,” kata Firman.

Kepala SMPN 1 Tegal, Amin Aziz, mengatakan, selama ini sekolahnya menyediakan kuota 20 persen bagi siswa tidak mampu. Namun berdasarkan pengalaman tahun lalu, kuota tersebut tidak terpenuhi. Selain siswa miskin yang mendaftar ke RSBI sedikit, mereka pun belum tentu lolos seleksi. ”Bagaimanapun kami tetap pertimbangkan kualitas,” katanya.
Kepala SMKN 3 Tegal, Ibnu Hajar Dewantoro, mengatakan, sekolah tidak mematok jumlah siswa miskin yang diterima. Sepanjang siswa itu berprestasi, sekolah akan tetap menerimanya.
Di SMP Negeri 1 Kudus pada tahun lalu siswa tidak mampu secara finansial hanya 7 persen dari 208 siswa. ”Saat ini 224 siswa sedang mengikuti tes masuk RSBI,” kata Kepala SMP Negeri 1 Kudus, Oky Sudarto.

Pengamat pendidikan Kudus, Basuki Sugita, mengemukakan, orangtua siswa yang tidak mampu secara finansial kerap kali minder. Mereka enggan memasukkan anaknya yang berprestasi ke RSBI karena khawatir tidak mampu membiayai. Kalaupun mampu membiayai, khawatir anaknya minder saat bergaul dengan teman-temannya dari keluarga kaya.
Basuki mempertanyakan standar RSBI dan perlunya evaluasi. ”Apakah RSBI semacam ini yang diinginkan pemerintah?

Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal mengatakan, sekolah RSBI mesti proaktif untuk mencari siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu.
”Sekolah yang tidak bisa memenuhi kuota 20 persen akan dievaluasi. Sekolah perlu proaktif untuk memenuhi kuota,” ujarnya. (ELN/WIE/HEN)

Siswa Kerjakan Ujian dengan Kaki


Adi Sucipto Siswa Kerjakan Ujian Nasional dengan Kaki

GRESIK, KOMPAS.com - Siswa Kelas XII IPS SMA Semen Gresik, M Amanatullah mengerjakan ujian nasional dengan kakinya. Aam begitu ia biasa disapa memiliki keterbatasan fisik tanpa lengan sejak lahir. Namun, ia dikenal percaya diri.
Selain prestasi akademik bagus yakni masuk 10 besar ia dikenal pandai melukis dengan kaki. Ia juga suka main bola. Dua lukisannya pernah diberikan kepada Bupati Gresik, Robbach Ma'sum dan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.

Aam sangat percaya diri dan tidak minder berkat motivasi dari ayahnya Ali Antono dan Nasifah. Setiap ke sekolah ia diantarkan ayahnya, atau kakaknya Slamet. Untuk makan ia biasanya disuapi sang ibu.

Kondisi Aam tidak menyurutkan semangatnya untuk belajar. Ia bahkan berencana melanjutkan kuliah jurusan Senirupa Universitas Negeri Surabaya atau desain grafis Universitas Muhammadiyah Gresik. "Doanya ya Mas," katanya sebelum masuk ruang ujian. 

Nilai Tinggi Tak Jamin Lolos Masuk RSBI



 
 Seorang calon siswa SMA rintisan sekolah bertaraf internasional berinisial NR harus gigit jari. Nilai rata-rata 8,7 ternyata tak bisa menjadi modal bagi siswa yang berasal dari SMP Negeri 1 Pinrang, Sulawesi Selatan, itu untuk masuk ke sekolah impiannya, SMA Negeri 1 Pinrang. Meskipun, ada nilai standar yang dipatok. Sementara itu, seorang calon siswa, ZM, justru lolos masuk ke SMA tersebut meski nilai rata-rata yang dikantonginya 7, di bawah nilai rata-rata NR.


"Nilai tinggi tidak menjamin siswa bisa masuk sekolah RSBI (rintisan sekolah bertaraf internasional) karena ada tes tulis yang harus mereka lalui sebelum dinyatakan lolos," kata staf Bagian Humas SMAN 1 Pinrang, Abdul Wahid Nara, kepada Kompas.com, Rabu (15/6/2011).
Asal sekolah siswa pun, menurut Abdul, turut menjadi patokan bagi mereka untuk menerima calon siswa. Untuk siswa yang berasal dari SMP RSBI, pemotongan nilai yang dipersyaratkan berbeda dengan sekolah yang non-RSBI.

"Meski nilainya rendah, kalau siswa tersebut tidak dari sekolah biasa, ada kemungkinan mereka lulus karena standar nilai di sekolahnya memang rendah. Berbeda dengan siswa yang berasal dari sekolah RSBI, standar nilainya tentu harus tinggi," tutur Abdul.

Menurut Abdul, setidaknya ada sekitar 60 anak yang memiliki nilai rata-rata 8 gagal menembus penerimaan gelombang pertama di SMAN 1 Pinrang. Namun, ujar Wahid lagi, pihaknya masih membuka peluang bagi calon siswa baru lainnya pada gelombang kedua yang tidak lagi menggunakan sistem tes tulis, tetapi dengan melihat rata-rata nilai akhir siswa.

"Di gelombang pertama memang kami terapkan sistem tes tulis. Kami menerima 100 siswa. Di gelombang kedua nanti rata-rata nilai akhir baru dijadikan patokan," katanya.
Pengamat Pendidikan di Pinrang, Darmin Azis, mengatakan, jika nilai rata-rata akhir ternyata tidak menjadi acuan RSBI dalam menerima siswa baru, sebaiknya syarat standar nilai pemerimaan saat pengumuman dihapuskan saja. Itu karena, menurutnya, sistem penerimaan siswa baru yang diterapkan SMAN 1 Pinrang hanya melukai siswa yang memiliki standar nilai tinggi.

"Kalau begitu, untuk apa anak-anak mengejar nilai tinggi kalau ternyata dipatahkan dengan sistem yang tidak konsisten. Nilai akhir yang didapatkan para siswa adalah usaha mereka selama tiga tahun. Apalagi anak yang tidak lolos di gelombang pertama itu berasal dari RSBI, dengan nilai tinggi pula," katanya.

2 SMA RSBI di Surabaya Sepi Peminat!

  Ilustrasi

SURABAYA, KOMPAS.com — SMA rintisan sekolah bertaraf internasional biasanya selalu menjadi incaran. Namun, tak demikian halnya di Surabaya, Jawa Timur. Dua SMA RSBI, SMAN 19 dan SMAN 20, kemungkinan akan meloloskan calon siswa tanpa harus melalui serangkaian tes. Itu karena peminat atau calon siswa yang mendaftar minim. Hingga Rabu (22/6/2011) malam, dua sekolah itu masih sepi pendaftar. Jika jumlah pendaftar tak memenuhi pagu, dipastikan calon siswa yang mendaftar akan secara otomatis diterima alias tidak memerlukan tes.

"Tentu akan berlaku langsung diterima dari RSBI yang tak memenuhi pagu. Kami tidak memberlakukan passing grade di jalur ini. Ada kecenderungan pergerakan pendaftar stagnan jauh dari pagu," kata Ruddy Winarko, Ketua Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Surabaya.
Ruddy yang juga Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan Dinas Pendidikan Kota Surabaya ini mengakui, diperlukan proses agar sekolah yang berlokasi di kawasan pinggiran seperti SMAN 19 dan SMAN 20 bisa sejajar. Namun, dia yakin seiringnya waktu sekolah-sekolah tersebut akan makin diminati. "Ini baru awal. Beberapa tahun mendatang akan dicari kalau kualitasnya memang bagus," kata Ruddy.

Tercatat, calon siswa yang mendaftarkan diri di SMAN 19 baru mencapai 84 orang. Jumlah ini terdiri dari 20 siswa yang menempatkan sekolah itu sebagai pilihan pertama dan 60 siswa yang menjadikannya pilihan kedua.

Hal yang sama juga terjadi di SMAN 20 Surabaya. Pendaftarnya baru berjumlah 90 orang, dengan rincian 17 calon siswa menjadikannya pilihan pertama dan 73 siswa yang menempatkan sekolah tersebut sebagai pilihan kedua. Padahal, kursi yang tersedia 128.
Dari peta yang ada, di luar prediksi, SMAN 5 Surabaya—yang merupakan sekolah favorit—untuk saat ini tidak lagi menjadi incaran utama para lulusan SMP. Peminat di SMA ini sebanyak 1.266. Adapun calon siswa memilih mendaftarkan diri ke SMAN 2 dengan pendaftar 1.652 orang. Pagu kedua sekolah RSBI ini masing-masing 288.

"Bisa jadi pendaftar takut tak diterima di SMAN 5 dan beralih ke SMAN 2 sehingga menumpuk di sini," ujar Kepala SMAN 2 Kasnoko di Surabaya.
Sementara itu, SMA RSBI baru yang sudah langsung diserbu calon siswa adalah SMAN 1 Surabaya, dengan pendaftar 828 orang dari pagu 160. SMA-SMA RSBI lainnya adalah SMAN 15 dengan pagu 320 dan yang sudah mendaftarkan diri 862 siswa; SMAN 13 dengan pagu 128 dan terdapat 219 pendaftar, serta SMAN 21 dengan pagu 160 kursi dan pendaftar berjumlah 436 orang.

Program RSBI, Surabaya Tunggu Evaluasi Kemendikbud

Program sekolah RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional) di Surabaya masih menunggu keputusan dari Kemendikbud untuk dilanjutkan atau diakhiri.

Menurut M Taswin, Plt Kepala Dispendik Surabaya, pihaknya tak bisa serta merta mengambil kebijakan untuk mengakhiri RSBI. Sebab program RSBI memang menjadi kewenangan dari Kemendikbud. "Kami masih menunggu hasil evaluasi dari pusat apakah RSBI terus dijalankan atau diakhiri," ujarnya M Taswin.

Sebagaimana diinformasikan oleh Kemendikbud jika RSBI jalan di tempat. Ada sebanyak 1.305 sekolah RSBI yang jalan di tempat. Artinya sekolah sekolah yang digadang untuk alih status menjadi sekolah Internasional itu ternyata tak bisa dilakukan.

Sekolah sekolah RSBI tersebut masih belum bisa memenuhi standart sebagai sekolah SBI. Banyak kekurangan yang harus dipenuhi sehingga alih status urung dilakukan.

Diantara beberapa kendala yang harus dibenahi oleh sekolah sekolah RSBI tersebut adalah kurangnya guru lulusan S2. Padahal guru lulusan S2 ini menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh sekolah yang ingin alih status menjadi SBI.

Tidak itu saja di Surabaya misalnya banyak sekolah RSBI yang gurunya sudah lulus S2 tetapi tidak sesuai yang disyaratkan. Sebab S2 tersebut bukan berasal dari perguruan tinggi terakreditasi A. Selain itu mereka menempuh S2 yang jurusannya tak linier dengan pendidikan S1 yang sudah ditempuhnya.(red)

Jalur Rekomendasi dan RSBI, Pengaduan PSB Dibuka

SURABAYA-Siswa dari luar kota yang ingin mendaftar ke sekolah RSBI di Surabaya harus lebih bersabar menjalani proses pendaftaran PSB online. Sedikit lebih rumit dari proses pendaftaran melalui jalur reguler, mereka harus melalui jalur khusus yang mewajibkan mengikuti tes.
Jika ingin mempersiapkan diri mendaftar ke sekolah negeri lain, siswa dari luar kota yang ingin diterima di RSBI harus menjalani pendaftaran melalui dua jalur sekaligus, jalur rekomendasi dan jalur RSBI.
“Saya masih ragu-ragu alur mana yang saya pakai, karena jadwalnya hampir bersamaan,” ujar Edi Purnomo, warga Permata Suci Gresik yang akan mendaftarkan anaknya dari SDN II Sukomulyo Gresik) ke SMPN 1 Surabaya. Edi menanyakan apakah anaknya harus menjalani jalur pendaftaran RSBI langsung atau tetap mendaftar jalur rekomendasi dulu baru mendaftar jalur RSBI.
Ketua PSB Online Surabaya 2009 Ruddy Winarko mengatakan, untuk memudahkan, sebaiknya siswa dari luar kota mendaftar dua-duanya (jalur rekomendasi dan RSBI), mengingat waktu pelaksanaannya hampir bersamaan. “Jadi, jika tidak lolos RSBI mereka masih bisa mengikuti pendaftaran regular,” terangnya.
Ruddy menambahkan, pendaftaran dalam dua jalur itu menjadi solusi terbaik bagi mereka yang masih berharap bisa mendaftar di sekolah negeri yang lain jika gagal diterima di sekolah RSBI. Tapi, jika siswa bersangkutan memang hanya ingin mendaftar di RSBI, ia bisa hanya mendaftar melalui jalur RSBI saja, tanpa mendaftar jalur rekomendasi.
Sekali lagi, ia juga mengingatkan, siswa yang mendaftar lewat dua jalur itu pendaftaran dua jalur itu siswa dari luar kota tidak perlu meributkan masalah PIN, mengingat tidak diperlukan PIN bagi pendaftar luar kota.
Untuk mengikuti jalur RSBI, siswa dari luar kota tinggal memilih submenu pendaftaran luar kota di menu RSBI dalam situs www.psbsby-online.net. Sedangkan untuk jalur rekomendasi tinggal masuk melalui menu rekomendasi dan memilih kategori kelompok yang sesuai. Informasi tentang prosedur alur pendaftaran, jadwal, dan langkah-langkah menjalani sistem pendaftaran RSBI dan rekomendasi sudah tersedia dalam situs.
Sementara itu guna mengakomodir keluhan dan masukan dari masyarakat terkait pendaftaran PSB online, Dindik menyediakan meja Pelayanan PSB di Kantor Dindik Surabaya sejak Selasa (3/6). Meja pelayanan itu khusus disediakan untuk membantu masyarakat, baik siswa maupun wali murid yang mendapat kesulitan dalam proses PSB online.
Selain pelayanan langsung di meja Pelayanan PSB, upaya membantu masyarakat yang mengalami kesulitan juga dilakukan dengan menyediakan menu ‘Forum PSB 2009′ di situs www.psbsby-online.net. Dalam menu itu siswa dan orangtua bisa menyampaikan masalah yang dihadapi terkait PSB online dan bisa mendapat jawaban langsung dari panitia PSB online di halaman situs yang sama.
“Hingga saat ini, pertanyaan atau masalah yang dihadapi kebanyakan masih terkait hal-hal yang mendasar. Tapi, itu tidak apa-apa, karena menujukkan sudah ada interaksi dari masyarakat,” ujar Ruddy.
Karena banyak masyarakat yang masih menanyakan hal-hal mendasar ia meminta masyarakat supaya lebih dulu menjelajah situs PSB online agar memperoleh banyak informasi. “Itu tandanya mereka belum buka-buka. Silakan masyarakat ‘jalan-jalan’ dulu di situs itu, semua informasi ada di sana,” ujarnya mengingatkan. (Surya)

Rabu, 25 April 2012

Bimbel ICS Memberi Jasa Les Privat

Bimbingan Belajar ICS memberikan layanan proses belajar mengajar bagi siswa yang membutuhkan les privat. Diasuh oleh pengajar (tentor) dari mahasiswa dan alumni PTN terkemuka (ITS, Unair, Unibraw, Unesa) yang telaten, dan berpengalaman baik di Bimbel maupun di sekolah-sekolah.

Tingkat sekolah yang dibimbing adalah SD, SMP dan SMA dengan mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, IPS, B.Inggris dan B. Arab.

Di samping itu, khusus siswa kelas VI dan IX diberikan latihan soal-soal dan prediksi ujian nasional dan test masuk ke sekolah RSBI.

Sedangkan untuk kelas XII diberikan latihan soal-soal dan prediksi SNMPTN (termasuk prediksi TPA, kemampuan IPA dan kemampuan IPS).

Bagi siswa-siswi yang berminat dapat menghubungi ICS di 085 331 719 611.


Rabu, 18 April 2012

Penerimaan Mahasiswa Baru


Penerimaan mahasiswaPerguruan Tinggi Negeri merupakan salah satu yang mungkin sangat dicari beberapa kalangan saat ini, khususnya para pemuda yang telah atau akan menyelesaikan pendidikan tingkat atasnya. Tak salah apabila dalam seleksi penerimaan Mahasiswa Baru untuk setiap PTN di Indonesia berjalan cukup ketat terutama dalam perhelatan akbar SNMPTN setiap tahunnya. Pasalnya, banyak kalangan menganggap bahwa ketika seseorang menuntut ilmu di suatu Perguruan Tinggi milik pemerintah, maka prospek kerja kedepannya sedikit lebih mudah. Oleh karena itu, untuk masuk ke dalam dunia kampus yang notabene-nya adalah instansi nagara bukanlah suatu hal mudah. Apalagi bagi para peserta SNMPTN yang kabarnya mencapai 500ribu peserta tiap tahunnya.

Disini, admin PTN-Online akan sedikit membahas jalur apa saja yang mungkin bisa teman2 ikuti dalam rangka menuju PTN impian teman2 sekalian. Berikut beberapa jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru PTN ternama di Indonesia (th. 2011):
1. Institut Teknologi Bandung (ITB) ; Jalur SNMPTN saja
2. Universitas Indonesia (UI) ; SNMPTN, SIMAK UI
3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ; SNMPTN, Seleksi masuk ITS (SMITS)
4. Universitas Gadjah Mada (UGM) ; jalur SNMPTN saja
5. Universitas Padjajaran ; SNMPTN, Seleksi masuk UNPAD (SMUP)

Untuk seleksi masuk UNPAD dan ITS (SMITS dan SMUP) biaya-nya sedikit di atas rata-rata karena jalur ini termasuk jalur mandiri. Lain halnya dengan jalur SIMAK UI yang merupakan seleksi mahasiswa baru dari jalur reguler sehingga harga uang pangkal dan uang semester-nya tidak berbeda dengan teman-teman yang lolos dari jalur SNMPTN. Berdasarkan pengalaman, untuk jalur selain SNMPTN yang diadakan 3 universitas besar di atas kemungkinan lolosnya lebih besar dari jalur tulis SNMPTN. Namun, tetap saja usahakan rencana teman2 lolos pada jalur SNMPTN yang merupakan jalur seleksi PTN yang akan diadakan pertama kali sebelum ujian-ujian mandi dilaksanakan. Selamat memilih jalur alternatif yang akan teman ikuti nantinya…

Jurusan UI (IPS) di SNMPTN Tulis 2012


  

NAMA PRODI
DAYA TAMPUNG 2012
PEMINAT 2011



ILMU HUKUM
100
3042



ARKEOLOGI INDONESIA
16
231



ILMU SEJARAH
24
294



ILMU PSIKOLOGI
80
2580



ILMU KOMUNIKASI
60
3365



ILMU POLITIK
30
718



ILMU ADMINISTRASI NEGARA
16
968



KRIMINOLOGI
28
881



SOSIOLOGI
32
799



ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL
20
648



ANTROPOLOGI SOSIAL
24
363



ILMU EKONOMI
32
1438



ILMU ADMINISTRASI NIAGA
16
886



ILMU ADMINISTRASI FISKAL
16
1215



MANAJEMEN
76
3304



AKUNTANSI
80
3332



ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL
16
1800



ILMU PERPUSTAKAAN
16
611



ILMU FILSAFAT
20
200



SASTRA INDONESIA
28
490



SASTRA DAERAH UNTUK SASTRA JAWA
28
163



SASTRA JEPANG
20
657



SASTRA CINA
16
328



SASTRA ARAB
20
357



SASTRA PERANCIS
16
470



SASTRA INGGRIS
24
1363



SASTRA JERMAN
24
373



SASTRA BELANDA
20
277



SASTRA RUSIA
18
218



BAHASA DAN KEBUDAYAAN KOREA
16
513

Download Soal-soal STAN


Berikut ditampilkan soal-soal STAN dari tahun ke tahun

Soal STAN tahun 1999
Soal STAN tahun 2000
Soal USM tahun 2001
Soal USM tahun 2002
Soal USM tahun 2003
Soal USM tahun 2004
Soal USM tahun 2005
Soal USM STAN tahun 2006
Soal STAN tahun 2007
Soal STAN tahun 2008
Soal D1 Crash Program 2009
Soal Try Out USM STAN Pare
Soal Try Out USM STAN Pare 2
Soal Try Out USM STAN Dewangga
Soal Try Out USM STAN Dewangga 2
Soal Try Out USM STAN Himahira
Soal Try Out Nasional 2009

Daftar Sekolah Kedinasan di Indonesia


1. IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri), di bawah Kementerian Dalam Negeri. Terdapat satu kampus utama yaitu di Jatinangor,Sumedang serta empat kampus daerah yaitu Kampus Pekanbaru, Manado, Bukittinggi, dan Makassar. Kampus utama seluas 280 hektar. Jumlah mahasiswa tiap angkatan sekitar 1000-an (700-an di kampus utama). Pendidikan semi militer, terdapat dua fakultas (F. Politik Pemerintahan dan F. Manajemen Pemerintahan), lama pendidikan 4 tahun. Fasilitas tanpa biaya (dibiayai oleh negara) : biaya kuliah, asrama, seragam, makan, cuci baju, dan dapat uang saku. Tempat pendaftaran di Bagian Kepegawaian Daerah/Kota seluruh Indonesia. Tesnya meliputi tes kesehatan, Psikotes, san Tes Akademis (Pancasila-UUD 1945, pengetahuan umum, Bhs.Indonesia, Bhs.Inggris, dan matematika). Masing-masing daerah pasti ada yang diterima tesnya. Lulusan akan menjadi serendah-rendahnya sebagai sekretaris lurah (seklur).
2. STKS (Sekolah Tinggi Kesjahteraan Sosial), di bawah Kementerian Sosial. Alamat kampus di jalan Ir. H. Juanda No. 367, Bandung.Program D IV, lama pendidikan 4 tahun. Mahasiswa dibagi menjadi tiga kategori, yaitu : ikatan dinas > mahasiswa merupakan lulusan SMA/sederajat yang telah lulus seleksi dan diajukan oleh pemerintah daerah setempat (jd tdk semua daerah bekerjasama dgn STKS), segala biaya kuliah selama pendidikan ditanggung oleh PEMDA yang bersangkutan, mendapat uang saku dan tiket pulang kampung dibiayai oleh PEMDA (tdk semuanya sprti itu, tergantung PEMDA masing2, misal : kota makassar uang saku 8jt setahun dan tiket pesawat ditanggung, keb.luwuh-sulteng uang saku 15jt setahun, tp ada juga yang tdk bebas biaya kuliah da tdk mendapat uang saku), ketika lulus akan ditempatkan di dinas sosial masing-masing daerah. ijin belajar > mahasiswa merupakan lulusan SMA/sederajat yang telah lulus seleksi dan direkomendasikan oleh LSM, yayasan, atau organisasi kemasyarakatan lainnya, biaya kuliah mandiri sebesar 1,9jt (biaya awal masuk), sdgkan biaya SPP/smtr 600rb. setelah lulus dikembalikan ke organisasi yang merekomendasikan. tugas belajar > merupakan mahasiswa yang sudah mempunyai instansi. Waktu pendaftaran 2mei-17juni 2011, Pelaksanaan ujian masuk 27 juni (seleksi akademik > kemampuan umum (Pancasila-UUD 1945, pengetahuan umum kesejahteraan sosial, logika), Bhs.Indonesia, Bhs.Inggris), 14-15 juli (tes wawancara). Info lebih lanjut www.stks.ac.id

3. STTT (Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil), di bawah Kementerian Perindustrian. Lokasi Kampus Jalan Jakarta No.31, Bandung. Mahasiswa dibagi menjadi dua, yaitu : ikatan dinas > bebas biaya kuliah, mendapat uang saku sebesar 1jt per bulan, setelah lulus ditempatkan sbg PNS di Kemenprin, kuota 60 mahasiswa. reguler > biaya mandiri, bekerja di bidang perindustrian, kuota 300-an mahasiswa. Biaya Pendidikan D IV : 3,2jt/smtr dan D I : 2,3jt/smtr. Program studi : Program D IV Teknik Tekstil, Kimia Tekstil, dan Teknologi dan Bisnis Garmen serta D I Teknologi Manufaktur Pakaian Jadi. Pendaftaran melalui POS ke panitia PMB STTT.Info lebih lanjut www.stttekstil.ac.id
4. STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat), di bawah Kemnterian Perhubungan, berlokasi di Cibuntu-Cibitung, Bekasi, Jabar. Program studi : D IV Transportasi Darat (diasramakan di Bekasi), D III Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (diasramakan di Bekasi), Lalu Lintas Angkutan Sungai (diasramakan di Palembang), Perkeretaapian (diasramakan di Bekasi), dan D II Penguji Kendaraan Bermotor (diasramakan di Tegal dan Bali). Calon mahasiswa merupakan lulusan SMA/MA (IPA) dan SMK jurusan tertentu. Pendaftaran dimulai tgl 21 februari-24juni 2011, seleksi akademik (28juni), serta seleksi kesehatan, kesemaptaan, Psikotes, dan wawancara (12-14 juli). Pendidikan semi militer. Info lebih lengkap www.sttdbekasi.ac.id
5. STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik), di bawah Badan Pusat Statistik (BPS), berlokasi di Jakarta Timur. memiliki dua jurusan yaitu Statistika dan Komputasi Statistik. Lama pendidikan 4 tahun (D IV), menerapkan sistem DO (utk Smtr1 & 2), boleh tidak naik kelas 1kali ketika di tingkat2-4 (karena sudah sbg CPNS). Bebas biaya kuliah, tunjangan ikatan dinas 850rb/bln. Calon mahasiswa adalah lulusan SMA/MA jur IPA. Pendaftaran online tgl 4april-20mei 2011, ujian tahap1 (matematika,bhs.inggris, penegtahuan umum) tgl 28mei, ujian tahap2 (psikotes) tgl 18juni, dan wawancara tgl 18-22juni. Prospek lulusan diangkat sebagai CPNS gol. III/a dan ditempatkan di BPS yang tersebar di seluruh Indonesia. Jmlh mahasiswa tiap angkatan rata2 200-an. Info lebih lengkap www.stis.ac.id
6. AMG (Akademi Meteorologi dan Geofisika), di bawah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), berlokasi di Pondok Betung, Bintaro, Tangerang Selatan. Program D III Jurusan Geofisika, Meteorologi, Klimatologi, dan Instrumentasi. Jumlah mahasiswa tiap angkatan sekitar 300-an, mendapat uang saku. Calon mahasiswa merupakan lulusan SMAMA jur IPA SMK jur Tek.elektro, elektronika, telekomunikasi, atau komputer (hanya bisa mendaftar jur. instrumentasi). Pendidikan semi militer, bebas biaya kuliah, mendapat uang saku. Info lebih lengkap www.amg.ac.id
7. STPN (Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional), di bawah Badan Pertanahan nasional (BPN), berlokasi di Yogyakarta. Program Studi D I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral. Pendidikan Semi militer dan diasramakan. Jmlh mahasiswa tiapa angkatan sekitar 400-an. Biaya pendidikan total 11,045 juta. ujian masuk meliputi tes tulis (matematika dan pengetahuan umum), tes kesehatan, dan tes wawancara. Prospek lulusan : bekerja di BPN, sbg Surveior (konsultan), dan di swasta. Info lebih lengkap www.stpn.ac.id
8. STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara), di bawah Lembaga Sandi Negara, berlokasi di Ciseeng, Bogor. Program studi : Teknik Persandian dan Manajemen Persandian. pendidikan selama 4tahun. Calon nahasiswa merupakakn lulusan SMA/MA jur IPA. Kuota penerimaan mahasiswa baru hanya 40 mahasiswa. Bebas biaya kuliah, seragam,asrama, dan mendapat uang saku. pendaftaran online. Seleksi meliputi tes akademik (TPA,Matematika dasar, Bhs.inggris, dan fisika), seleksi administrasi, tes psiko, tes kesehatan dan tes kebugaran, wawancara, serta pantukir. Prospek lulusan akan bekerja di Lembaga Sandi Negara. Info lebih lengkap www.stsn-nci.ac.id
9. AKAMIGAS-STEM (Sekolah Tinggi Energi Mineral), di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, berlokasi di Cepu, Blora, Jateng. Program studi Eksplorasi dan eksploitasi, Proses Aplikasi, Teknik Umum, Pemasaran dan Niaga, serta manajemen. Calon mahasiswa merupakan PNS/BUMN/swasta/lulusan SMA yang telah bekerja di BUMN terkait. Biaya kuliah ditanggung oleh industri/perusahaan masing-masing. mendapat uang saku. Jumlah mahasiswa sekitar 60-an. Sampai saat ini mahasiswanya merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara-Magelang, karena SMA tersebut bekerjasama dgn beberapa BUMN/perusahaan sehingga dapat melanjutkan kuliah di kampus ini. Info lebih lengkap www.akamigas-stem.esdm.go.id
10. ATK (Akademi Teknologi Kulit), di bawah Kementerian Perindustrian, berlokasi di Bantul, Yogyakarta. Program studi Teknologi Bahan Kulit, Karet, dan Plastik (TBKKP), Desain dan Teknologi sepatu (DTS), Teknologi Pengolahan Kulit (TPK), serta Desain dan Teknologi Produk Kulit (DTPK). Status mahasiswa sama seperti STTT, kuota mahasiswa ikatan dinas 60 mahasiswa, sedangkan mahasiswa reguler 150 mahasiswa dengan biaya pendidikan total 10juta dengan masa pendidikan selama 3 tahun. Info pendaftran bisa diliat di www.atk.ac.id
11. Sekolah Tinggi Multi Media MMTC (Multi Media Training Centre), di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika, berlokasi di Yogyakarta. Program Studi Diploma IV Swadana : ManajemenProduksi Siaran (Manaprodsi), Manaprodsi Konsentrasi Studi : Animasi, Manjemen Produksi Pemberitaan (Manarita), Manajemen Teknik Studio Produksi (Matekstosi). Biaya pendidikan 1,725 juta/smtr, kecuali matekstosi 2,075juta/smtr. Pendaftaran online tgl 21februari-11agustus 2011. Info lebih lanjut www.mmtc.ac.id
12. STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara), di bawah Kementerian Keuangan, berlokasi di Bintaro Jaya Sektor V, Pondok Aren, Tangerang Selatan. terdiri atas 7 spesialisai, yaitu : D III Akuntansi Pemerintahan, Administrasi Perpajakan, Kebendaharaan Negara (Anggaran), PPLN (Pengurusan Piutang dan Lelang Negara), PBB (Penilai), Kepabeanan dan Cukai, serta D I Kepabeanan dan Cukai (kampus daerah). Kuota penerimaan mahasiswa baru berubah-ubah tergantung kebutuhan Kemenkeu. utk thn 2009 jmlh peserta 89rb diambil 2.300, tahun 2010 jmlh peserta 113rb diambil 3.770. STAN pernah memecahkan rekor MURI sebagai Perguruan Tinggi dengan peserta tes masuk terbanyakmencapai 125.285 orang dengan rasio persaingan 1,16% untuk tahun 2007. Bebas biaya kuliah dengan prospek lulusan akan diangkat menjadi PNS di lingkungan Kemenkeu, BPK, dan BPKP. diterapkan sistem DO (drop out) tiap semester. Ujian saringan masuk hanya satu kali meliputi tes tulis berupa Tes Potensi Akademik (TPA) dan Bhs.Inggris dengan sistem NILAI MATI. taun ini STAN membuka D1 Pajak dan D1 Bea cukai aja. Info lebih lengkap www.stan.ac.id
13. AKIP (Akademi Ilmu Permasyarakatan), di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, berlokasi di Depok. Jumlah mahasiswa untuk tiap angkatan sekitar 60-an. Pendidikan selama 3 tahun bersifat semi militer. Mahasiswa sudah berstatus sebagai PNS gol. II/a sehingga sudah mendapat gaji sebesar 1,1juta/bln. Bebas biaya kuliah, asaram, seragam, dan makan. Prospek lulusan yaitu bekerja di LAPAS (Lembaga Permasyarakatan). Apabila ter-DO dari Praja, yang terhenti hanyalah pendidikannya namun tetap berstatus sebagai PNS Kemenhumham. Info lebih lengkap www.depkumham.go.id atau www.ecpns-kemenkumham.go.id
and so on…
Catatan: Tidak semua PTK itu ikatan dinas.
Missalnya STPN. STPN merupakan PTK tapi ga ikatan dinas
Ikatan Dinas = lulus langsung penempatan dengan status pegawai negeri.
Kedinasan = Langsung penempatan (Kantor BPN) status honorer/magang
setelah lulus dari STPN di perintahkan untuk langsung melapor kekanwil BPN masing masing. sembari melatih diri dan bekerja di kantor dapat juga mengikuti ujian tertulis CPNS.
untuk menjadi pegawai negeri BPN harus terlebih dahulu mengikuti tes CPNS BPN. (berdasarkan dari tahun2 sebelumnya jika lulusan STPN dengan IPK diatas 3,7 langsung punya kursi PNS)
tapi intinya adalah lulusan stpn tidak ada yg nganggur. tetap dapat bekerja di kantor pertanahan melayani masyarakat. (sumber: alumni STPN)

Fakultas ITB di SNMPTN Tulis 2012


 

NAMA PRODI
DAYA TAMPUNG 2012
PEMINAT 2011



FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN (FITB)
104
2059



FAKULTAS TEKNIK PERTAMBANGAN DAN PERMINYAKAN (FTTM)
132
3066



FAKULTAS MATEMATIKA & ILMU PENGETAHUAN ALAM (FMIPA)
132
1621



FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN (FTSL)
132
1982



SEKOLAH FARMASI (SF)
56
729



SEKOLAH ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI – PROGRAM SAINS
48
828



SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI)
160
2925



FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
152
1773



FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN DIRGANTARA (FTMD)
104
1876



SEKOLAH ARSITEKTUR, PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KEBIJAKAN (SAPPK)
80
1496



SEKOLAH ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI – PROGRAM REKAYASA
64



FAKULTAS SENIRUPA DAN DESAIN (FSRD)
180
1362


SEKOLAH BISNIS DAN MANAJEMEN (SBM)
76
1431

Jurusan UGM (IPS) di SNMPTN Tulis 2012



NAMA PRODI
DAYA TAMPUNG 2012
PEMINAT 2011



ILMU EKONOMI
36
779



MANAJEMEN
56
2226



AKUNTANSI
68
2521



ILMU FILSAFAT
115
240



ILMU HUKUM
180
2097



ANTROPOLOGI BUDAYA
40
286



ARKEOLOGI
35
187



ILMU SEJARAH
28
153



SASTRA ARAB
40
153



SASTRA INDONESIA
35
190



SASTRA INGGRIS
35
686



SASTRA NUSANTARA
30
84



SASTRA PERANCIS
20
164



SASTRA JEPANG
15
277



BAHASA KOREA
20
222



MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK (AN)
44
792



ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL
34
1668



ILMU PEMERINTAHAN (POLITIK DAN PEMERINTAHAN)
44
834



ILMU SOSIATRI/PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN
52
466



ILMU KOMUNIKASI
34
1993



SOSIOLOGI
49
377



PSIKOLOGI
100
2080



PARIWISATA
45
713

Jurusan UI (IPA) di SNMPTN Tulis 2012




NAMA PRODI
DAYA TAMPUNG 2012
PEMINAT 2011



PENDIDIKAN DOKTER
72
3044



PENDIDIKAN DOKTER GIGI
44
850



MATEMATIKA
36
609



FISIKA
36
380



KIMIA
28
364



BIOLOGI
32
536



FARMASI
32
1043



GEOGRAFI
32
537



TEKNIK SIPIL
40
638



TEKNIK MESIN
40
603



TEKNIK ELEKTRO
40
549



TEKNIK METALURGI & MATERIAL
40
494



ARSITEKTUR
40
679



TEKNIK KIMIA
40
675



ILMU KEPERAWATAN
40
725



ILMU KOMPUTER
60
1273



ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
30
1838



TEKNIK INDUSTRI
40
783



TEKNIK PERKAPALAN
20
257



TEKNIK LINGKUNGAN
20
383



TEKNIK KOMPUTER
20
1092



SISTEM INFORMASI
40
1163



ARSITEKTUR INTERIOR
20
779



TEKNOLOGI BIOPROSES
20
467



GIZI
30
1754