Selasa, 28 Desember 2021

Strategi Sukses UTBK 2022

 

Bagi adik-adik yang duduk di kelas 12 atau yang sudah alumni, dan ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi, maka sekarang saatnya untuk mempersiapkan diri secara maksimal. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar adik-adik semua bisa sukses di UTBK.

1.    Planing waktu belajar

 Terhitung sejak tulisan ini dibuat (sekira 4 bulan lagi), alokasikan waktu yang tersisa dengan belajar. Sisihkan waktu beberapa jam sehari. Disamping itu, buat target harian, mingguan, dan bulanan. Misalnya, hari ini saya fokus belajar tentang apa. Jadi semua materi yang diujikan di UTBK dibuat List Perkembangan Belajar. Mulai dari materi pertama sampai dengan yang terakhir. Selain itu, setiap materi yang dipelajari lengkap dengan latihan soal dan cara menjawabnya (pembahasannya). Setelah itu, cari soal lain dan dikerjakan secara mandiri untuk memantapkan materi dan konsep yang dipelajari.

 2.    Pelajari Trik dan Tips Menyelesaikan Soal

 Dalam setiap soal mulai dari yang mudah, sedang dan sulit, pelajari cara menjawabnya dengan cepat. Misalkan untuk soal pilihan pernyataan (1), (2), (3), dan (4). Jika pernyataan (1) salah, yang (3) tidak perlu diselesaikan, pasti salah juga. Setelah itu, pernyataan (2), kalau salah maka jawaban yang benar hanya (4), yaitu D. Sebaliknya, jika pernyataan (2) benar maka jawabannya C.

Selain itu, pelajari juga trik dan tips menjawab soal dengan cepat. Ini sudah banyak buku dan video latihan soal yang menyajikannya. Tinggal kemauan untuk membaca atau menontonnya.   

 3.    Sering Mengulang Materi yang sudah dipelajari 

Setiap tahun soal-soal di UTBK itu mengalami modifikasi, namun demikian ada juga soal beberapa tahun lalu dimunculkan kembali. Jika adik-adik semua sering mengulang soal-soal tahun sebelumnya, maka tidak akan kesulitan jika soal yang mirip itu bisa diselesaikan. 

4.    Gabung Komunitas Belajar 

Kemajuan teknologi sekarang pada dasarnya sangat membantu siswa untuk belajar. Jika siswa kesulitan terhadap suatu soal maka bisa ditanyakan di berbagai komunitas grup sosial media. Sekarang banyak grup FB, WA, Telegram, dsb yang fokus membahas soal-soal semua mata pelajaran. 

5.    Banyak Berdo’a 

Setiap mengawali dan mengakhiri belajar, biasakan dengan berdo’a agar senantiasa diberi taufik, kemudahan, kefahaman dan daya ingat oleh Yang Mahakuasa.

Terimakasih, semoga tips ini bermanfaat. Dan salam sukses semuanya.

Selasa, 15 Juni 2021

Ini 10 Universitas dengan nilai UTBK 2021 Saintek tertinggi

 

  • Universitas Indonesia (UI): 693,35
  • Institut Teknologi Bandung (UI): 683,90
  • Universitas Gadjah Mada (UGM): 656,52
  • Universitas Airlangga (Unair): 639,97
  • Universitas Diponegoro (Undip): 631,86
  • Universitas Padjadjaran (Unpad): 630,19
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): 630,16
  • Universitas Sebelas Maret (UNS): 628,64
  • UPN "Veteran" Jakarta: 621,97
  • Institut Pertanian Bogor (IPB): 621,26

Ini 10 PTN dengan nilai tertinggi UTBK Soshum SBMPTN 2021

Berdasarkan data yang disampaikan oleh LTMPT, ada sebanyak 10 Perguruan Tinggi Negeri atau PTN yang memiliki rata-rata nilai UTBK tertinggi.

Berikut ini PTN yang memiliki nilai rata-rata nilai UTBK tahun 2021 di program studi Soshum: 

1. Universitas Indonesia (UI): 694,60.

2. Universitas Gadjah Mada (UGM): 686,98.

3. Institut Teknologi Bandung (ITB): 683,67.

4. Universitas Diponegoro (Undip): 653,79.

5. Universitas Padjadjaran (Unpad): 653,48

6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): 649,89

7. Universitas Airlangga (Unair): 643,48

8. Universitas Brawijaya (UB): 635,67

9. UPN "Veteran" Yogyakarta: 630,04

10. Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed): 628,74

Ujian Mandiri (UM) Unair 2021

Untuk peserta yang berminat mengikuti kegiatan seleksi melalui jalur UM UNAIR 2021, berikut ini adalah informasinya:

1. Pendaftaran Online (Pra-pendaftaran)
10 Mei – 20 Juni 2021
Terakhir tanggal 20 Juni 2021 Pukul 23.59 WIB

2. Verifikasi Dokumen Pendaftaran
10 Mei – 21 Juni 2021

3. Pengumuman lolos verifikasi online
10 Mei – 21 Juni 2021

4. Perbaikan bagi yang tidak lolos
10 Mei – 21 Juni 2021
Terakhir tanggal 21 Juni 2021 Pukul 19.00 WIB

5. Pembayaran Biaya Ujian
10 Mei – 22 Juni 2021
Terakhir 22 Juni 2021 Pukul 17.00 WIB

6. Ujian Tulis
26 Juni 2021

7. Pengumuman Hasil Seleksi
3 Juli 2021

Persentase Penerimaan Mahasiswa UM UNAIR 2021

Bicara tentang Ujian Mandiri atau UM UNAIR 2021, penerimaan mahasiswa tahun ini mendapatkan persentase 40 persen. Jumlah ini lebih besar jika dibandingkan dengan jalur SNMPTN UNAIR sebanyak 30 persen dan SBMPTN UNAIR sebanyak 30 persen.

Persentase ini jelas banget bisa menjadi kesempatan besar untuk kamu untuk menjadi mahasiswa di kampus negeri yang berada di Kota Surabaya, Jawa Timur ini.

Persyaratan Jalur UM UNAIR 2021

Nah, kamu wajib tahu nih persyaratan yang wajib banget kamu penuhi agar dapat mengikuti UM UNAIR 2021, diantaranya:

1. Siswa lulusan SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara tahun 2019 dan 2020 harus sudah memiliki ijazah.

2. Siswa lulusan SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara tahun 2021 telah memiliki sekurang-kurangnya Kartu UNAS/Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN)/Surat Keterangan Lulus (SKL) Pendidikan Menengah, sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto terbaru yang bersangkutan serta dibubuhi cap yang sah.

3. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di program studinya.

4. Memiliki nilai UTBK

5. Memiliki status kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di program studi yang dipilih, yang dikeluarkan oleh pusat layanan kesehatan pemerintah

6. Memiliki Surat Keterangan Bebas Narkoba

7. Saat Pendaftaran ulang /registrasi peserta diwajibkan membawa identitas asli dan resmi serta semua dokumen peserta yang diperlukanuntuk diverifikasi

Persyaratan UM UNAIR 2021 untuk Lulusan Luar Negeri

Untuk kamu yang lulusan sekolah luar negeri tapi ingin mengikuti tahapan Ujian Mandiri UNAIR 2021, kamu bisa membaca persyaratan berikut:

1. Lulus dari Satuan Pendidikan yang setara dengan SMA/MA/SMK (Sesuai dengan peraturan Dikdasmen Kemendikbud RI) pada Tahun 2019, 2020, atau 2021.

2. Lulusan tahun 2021 sekurang-kurangnya telah memiliki SUrat Keterangan Lulus (SKL) dari Kepala Sekolah yang dilengkapi dengan pas foto berwarna terbaru yang bersangkutan dan dibubuhi cap sekolah.

3. Memiliki Skor UTBK 

4. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran dan pekerjaan sesuai kompetensi program studi yang dipilih.

Tahapan Pendaftaran UM UNAIR 2021

Ada beberapa tahap yang harus kamu lakukan untuk mengikuti UM UNAIR 2021. Apa aja? Baca di bawah ini:

1. Registrasi Akun Pendaftaran

Tahap pertama, kamu wajib melakukan pendaftaran akun. Nah, nantinya akun ini akan digunakan sebagai login untuk masuk ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.

Langkah-langkah pembuatan akun pendaftaran ini adalah sebagai berikut:

a. Buka web pendaftaran Universitas Airlangga di pendaftaran.unair.ac.id.

b. Klik menu Registrasi

c. Setelah tampilan muncul, kemudian isikan Nama, No Telp / HP (disarankan HP),

d. Email, Password yang diinginkan. Email & Password ini akan digunakan untuk

e. login.

f. Klik tombol [Registrasi], maka setelah beberapa saat kamu akan menerima email notifikasi untuk verifikasi email.

g. Setelah proses registrasi akun pendaftaran selesai, kamu hanya cukup melakukan proses ini sekali saja. Akun pendaftaran ini masih belum bisa digunakan untuk sebelum kamu melakukan verifikasi pada email kamu.

h. Untuk melakukan verifikasi, buka inbox email kamu dan pastikan kamu mendapatkan email verifikasi. Yang harus kamu tahu, kadang email tidak langsung masuk ke Inbox, tetapi ke folder Spam, coba deh cek di folder tersebut kalau di folder Inbox tidak ada.

i. Setelah itu, kamu tinggal klik link “KLIK UNTUK VERIFIKASI EMAIL”, maka kamu sudah bisa menggunakan akun registrasi untuk login.

2. Mengisi Formulir Pendaftaran

Tahap kedua, kamu harus mengisi formulir pendaftaran. Pada tahap ini kamu juga harus mengisi formulir pendaftaran UM UNAIR 2021 dengan cara:

a. Buka web pendaftaran Universitas Airlangga di pendaftaran.unair.ac.id.

b. Login menggunakan akun registrasi dengan Email dan Password yang sudah didaftarkan sebelumnya. Setelah login, tampilan pertama adalah alur proses pendaftaran yang harus ditempuh seorang peserta. Jika kamu belum mempunyai akun registrasi, ikuti proses “A. Registrasi Akun Pendaftaran

c. Ikuti langkah pertama yaitu memilih jenjang seleksi dengan cara klik menu atas Pendaftaran, lalu Pemilihan Penerimaan.

d. Setelah itu pilih penerimaan yang diinginkan, kemudian klik DAFTAR.

e. Kemudian piih jenis formulir dan jenis jurusan (IPA/IPS/IPC), setelah dipilih klik SIMPAN. Setelah itu, akan muncul tampilan formulir pendaftaran.

f. Isilah formulir sesuai data diri dan pastikan tidak ada yang terlewat. Setelah selesai terisi semua klik SIMPAN.

g. Setelah mengisi formulir pendaftaran, maka langkah selanjutnya adalah mengupload berkas persyaratan. Untuk mengupload berkas persyaratan klik menu Pendaftaran, lalu Upload Berkas.

h. Upload satu-persatu file syarat yang dibutuhkan, perhatikan juga peringatan tentang syarat file yang bisa diupload beserta informasi materai yang harus dipakai untuk berkas pernyataan. Setelah diupload semua, kemudian klik tombol SUBMIT UNTUK DIVERIFIKASI.

i. Proses pengisian formulir dan upload file persyaratan sudah selesai. Kamu tinggal menunggu hasil verifikasi oleh panitia penerimaan. Hasil verifikasi akan diinformasikan melaui email dan sms ke nomer yang telah diisikan pada saat pengisian form. Atau kamu juga bisa mengecek secara periodik di menu Verifikasi, lalu Hasil Verifikasi.

3. Membayar dan Mencetak Kartu Ujian untuk UM UNAIR 2021

Setelah proses verifikasi selesai, kamu bisa melakukan pembayaran voucher ke bank Mandiri dengan menggunakan kode voucher yang ada. Pembayaran voucher ini bisa dilakukan untuk mendapat pin vouher sebagai syarat untuk bisa mencetak kartu ujian.

Setelah melakukan pembayaran di bank, kamu selanjutnya akan menerima pin voucher yang bisa digunakan untuk mencetak kartu ujian melalui menu di halaman pendaftaran Verifikasi, lalu CETAK KARTU.

Biaya Pendaftaran Jalur Mandiri UNAIR 2021

Biaya pendaftaran untuk Program Sarjana melalui UM UNAIR 2021 sebagai berikut:

1. Rp300.000 untuk Kelompok SAINTEK/SOSHUM (2 pilihan program studi)

2. Rp500.000 untuk Kelompok CAMPURAN (2 Pilihan program studi dengan syarat 1 pilihan harus berbeda jalur, Contoh: 1 SOSHUM dan 1 SAINTEK)

Materi Ujian Mandiri S1 UNAIR

Materi ujian untuk Jalur Mandiri Universitas Airlangga dibagi menjadi Tes Potensi Akademik dan Tes Kemampuan Akademik dan masing-masing dibagi lagi menjadi beberapa tes.

Tes potensi akademik terdiri dari :

1. Kemampuan Verbal
2. Kemampuan Numerik
3. Kemampuan Penalaran

Tes kemampuan akademik dibagi menjadi tiga kelompok, diantaranya:

1. SAINTEK (Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Wawasan Kebangsaan) 
2. SOSHUM (Matematika, Sosiologi, Ekonomi, Geografi, Sejarah, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Wawasan Kebangsaan) 
3. CAMPURAN (Materi ujian kelompok CAMPURAN adalah gabungan dari materi Kelompok Ujian Saintek dan Soshum)

Fakultas dan Program Studi Universitas Airlangga (UNAIR)

Untuk kamu yang berminat banget buat masuk UNAIR, ada beberapa program studi (prodi) yang bisa kamu pilih, diantaranya:

– Fakultas Kedokteran (FK) terdiri dari Program Studi S1 Pendidikan Dokter, dan S1 Pendidikan Bidan.
– Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) terdiri dari S1 Pendidikan Dokter Gigi.
– Fakultas Hukum (FH) terdiri dari S1 Ilmu Hukum.
– Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) terdiri dari S1 Ilmu Ekonomi, S1 Ekonomi Syariah, S1 Manajemen, S1 Akuntansi, dan Pendidikan Profesi Akuntansi.
– Fakultas Farmasi (FF) terdiri dari S1 Pendidikan Apoteker, S2 Farmasi Klinik, S2 Ilmu Farmasi, S3 Ilmu Farmasi.
– Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) terdiri dari S1 Kedokteran Hewan
– Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) terdiri dari S1 Sosiologi, S1 Antropologi Sosial, S1 Ilmu Komunikasi, S1 Ilmu Politik, S1 Ilmu Hubungan Internasional, S1 Ilmu Administrasi Negara, S1 Ilmu Informasi dan Perpustakaan.
– Fakultas Sains dan Teknologi (FST) terdiri dari S1 Ilmu dan Teknologi Lingkungan, S1 Sistem Informasi, S1 Statistika, S1 Tekno Biomedik, S1 Matematika, S1 Fisika, S1 Kimia, S1 Biologi, S2 Biologi, S2 Kimia, dan S3 Matematika dan IPA.
– Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) terdiri dari S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat, S1 Ilmu Gizi, S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, S2 Kesehatan dan Keselamatan Kerja, S2 Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, S2 Kesehatan Lingkungan, S2 Epidemiologi, dan S3 Ilmu Kesehatan.
– Fakultas Psikologi (FPsi) terdiri dari S1 Psikologi, dan S2 Profesi Psikologi.
– Fakultas Ilmu Budaya (FIB) terdiri dari S1 Sastra Indonesia, S1 Sastra Inggris, S1 Sastra Jepang, dan S1 Ilmu Sejarah
– Fakultas Keperawatan (FKP) terdiri dari S1 Ilmu Keperawatan
– Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) terdiri dari S1 Budidaya Perairan, dan S1 Teknologi Industri Hasil Perikanan.
– Fakultas Vokasi terdiri dari D3 Analis Medis, D3 Rehabilitasi Medik/Fisioterapi, D3 Radiologi, D4 Radiologi, D3 Pengobat Tradisional, D4 Pengobat Tradisional, D3 Kesehatan Gigi dan Mulut, D3 Akuntansi, D3 Perpajakan, D3 Manajemen Pemasaran, D3 Manajemen Perhotelan, D3 Manajemen Perbankan, D3 Manajemen Kesekretariatan dan Perkantoran, D3 Kesehatan Ternak Terpadu, D3 Teknisi Perpustakaan (PSTP), D3 Pariwisata Perhotelan, D3 Industri Pariwisata, D3 Sistem Informasi, D3 Otomasi Sistem Instrumentasi, D3 Higiene Perusahaan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, D3 Bahasa Inggris, D4 Perawat Pendidikan (kerja sama dengan Depkes), dan D3 Budidaya Perikanan.
– Pascasarjana terdiri dari Ilmu Kedokteran Dasar, Ilmu Kesehatan Gigi, Ilmu Kesehatan Olahraga, Ilmu Kesehatan Reproduksi, Biologi Reproduksi, Imunologi, Ilmu Hukum, Ilmu Manajemen, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu-ilmu Sosial, Ilmu Forensik, Pengembangan SDM, Ilmu Kedokteran Tropis, Magister Manajemen, Magister Akuntansi, Magister Hukum, dan Magister Notariat.
– Program Doktor terdiri dari Ilmu Kedokteran, Ilmu Kesehatan, Matematika dan IPA, Ilmu Hukum, Ilmu Ekonomi, Ilmu Sosial, dan Ilmu Farmasi

Demikian informasi terlengkap mengenai penerimaan mahasiswa baru Jalur Mandiri Universitas Airlangga atau UM UNAIR 2021, semoga dapat membantu para siswa untuk diterima di perguruan tinggi negeri.

Tes Kemampuan Akademik (TKA-ITS)

 

Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan pendaftaran seleksi penerimaan mahasiswa baru. Hasil TKA bisa digunakan untuk mendaftar seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur program sarjana (S1), sarjana kelas internasional (IUP) dan sarjana terapan (D4). Peserta harus mendaftar SKMP jika mau ikut seleksi Mandiri ITS. Informasi tentang SKMP bisa dilihat di laman https://smits.its.ac.id/sarjana/skmp

Tes Kemampuan Akademik (TKA-ITS) adalah tes yang diselenggarakan oleh ITS bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di ITS. Tes ini digunakan untuk menilai potensi dan kemampuan belajar calon mahasiswa. TKA-ITS terdiri atas

  1. Tes Potensi Akademik (TPA)
    Tes Potensi Akademik (TPA) mengukur kemampuan verbal, kuantitatif, logika dan spasial.
  2. Tes Kemampuan Dasar (TKD).
    1. Tes Kemampuan Dasar (TKD) Saintek terdiri atas Matematika IPA, Fisika, Kimia dan Biologi
    2. Tes Kemampuan Dasar (TKD) Soshum terdiri atas Sejarah, Ekonomi, Sosiologi, Geografi

Program Pendidikan yang menggunakan hasil TKA sebagai salah satu persyaratan pendaftaran jalur SKM adalah

  1. Program Sarjana (S1),
  2. Program Sarjana Kelas Internasional (IUP) dan
  3. Program Vokasi (D4).

Persyaratan dan Ketentuan

  1. TKA-ITS diperuntukan bagi
    1. Siswa SMA/MA/SMK kelas XII pada tahun 2021 atau peserta didik paket C tahun 2021 dengan maksimal umur 22 tahun.
    2. Lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2019 dan 2020 atau lulusan Paket C tahun 2019 dan 2020 dengan maksimal umur 22 Tahun.
    3. Siswa yang telah mendapatkan sertifikasi A Level, IB Diploma dengan maksimal umur 22 tahun.
  2. Tes dilakukan secara online sehingga peserta tes diwajibkan menyiapkan/memiliki kelengkapan sebagai berikut:
    1. Laptop/PC dengan fasilitas built-in camera/webcam.
    2. Sistem Operasi Windows 10
    3. Account Zoom Meetings
    4. Jaringan internet yang memadai (peserta harus memastikan koneksi internet dapat digunakan terus selama tes berlangsung. Disarankan minimum 5 Mbps. (Tidak ada tes pengganti karena adanya gangguan yang terjadi pada koneksi internet peserta)
  3. Segala bentuk kecurangan yang ditemukan baik selama tes maupun pasca tes, maka akan dikenakan sanksi berupa pembatalan hasil tes dan hasil seleksi penerimaan mahasiswa.

Jadwal Pelaksanaan

Pendaftaran TKA dijadwalkan dibuka tanggal 3 Mei - 17 Juni 2021 (pendaftaran akan di tutup jika kuota tes telah terpenuhi). TKA akan dilakukan dalam beberapa hari dari tanggal 14 – 19 Juni 2021. Peserta hanya diperbolehkan mengikuti TKA 1 kali.

Jadwal TKA ditentukan oleh sistem. Peserta tidak bisa mengubah jadwal tes yang telah ditentukan.

Tata Cara Pendaftaran

Tata cara pendaftaran TKA-ITS mengikuti mekanisme sebagai berikut:

  1. Calon peserta melakukan pendaftaran akun SMITS http://smits.its.ac.id/registrasi
  2. Lakukan aktivasi akun dengan meng-klik link aktivasi yang dikirimkan oleh SMITS ke email yang didaftarkan
  3. Login ke akun, unggah foto dan melengkapi biodata
  4. Pilih Pendaftaran TKA-ITS untuk mendapatkan Kode Pembayaran. Kelompok ujian akan kadaluarsa apabila tidak dilakukan pembayaran sampai dengan batas waktu yg ditentukan.
  5. Dengan menggunakan Kode Pembayaran, calon peserta membayar biaya tes sebesar Rp. 150.000,00 melalui loket/Teller/ATM/Internet Banking untuk Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, dan Bank BTN. (Perhatian: Biaya tes TIDAK DAPAT ditarik kembali dengan alasan apapun). Panduan Cara Pembayaran Melalui Bank dapat dilihat di laman berikut ini.
  6. Setelah melakukan pembayaran, login Kembali ke SMITS untuk mencetak Kartu Peserta Tes untuk kelompok ujian yg dipilih.
  7. Calon peserta harus menyimpan dan mencetak file Kartu Bukti Pendaftaran online.
  8. Calon peserta menandatangani Kartu Bukti Pendaftaran tersebut pada tempat yang disediakan. Kartu Bukti Pendaftaran yang telah ditandatangani berlaku sebagai Kartu Tanda Peserta TKA-ITS tahun 2021. Kartu ini harus disimpan dengan baik dan ditunjukan pada saat tes.

Tata Tertib Tes

Manual pelaksanaan TKA online akan dikirim ke email peserta 1 hari sebelum pelaksanaan tes. Tata tertib bagi peserta tes TKA ITS 2021 dibagi dalam tiga bagian yaitu: sebelum pelaksanaan tes, selama pelaksanaan tes, dan setelah pelaksaan tes, dengan rincian sebagai berikut.

Sebelum Pelaksanaan Tes

  1. Peserta wajib hadir tepat waktu sesuai dengan pemesanan sesi tes, untuk melakukan persiapan dan pengecekan identitas. Sistem tes tidak akan melayani peserta yang datang terlambat. Bagi peserta terlambat akan dianggap tidak hadir.
  2. Peserta wajib mengaktifkan fitur microphone dan video (camera) pada aplikasi Zoom meetings
  3. Peserta dilarang menggunakan virtual background pada aplikasi Zoom meetings.
  4. Peserta harus memastikan cukup penerangan dibagian wajah peserta dan tidak menggunakan masker.
  5. Ruang tempat peserta melakukan ujian harus di ruang tersendiri.
  6. Posisi peserta harus membelakangi pintu masuk ruangan.
  7. Peserta harus memastikan ruangan yang dipakai tes tenang. Pengawas dapat mengeluarkan peserta dari tes, jika timbul kegaduhan dari ruangan peserta yang mengganggu peserta lain.
  8. Peserta harus menunjukan kepada pengawas
    1. Kartu tanda peserta tes
    2. Ruangan sekitar tempat peserta melakukan tes dan memastikan tidak ada orang lain di ruangan yang sama
  9. Peserta yang tidak dapat memenuhi semua ketentuan tersebut diatas akan dikeluarkan/dibatalkan keikutsertaannya dalam TKA.

Selama Pelaksanaan Tes

  1. Membaca dengan seksama petunjuk mengerjakan tes yang sudah tersedia pada aplikasi tes.
  2. Memasukkan test code dan mengklik tombol START. Test code akan diberikan/diinformasikan kepada peserta oleh Pengawas Tes sesaat sebelum tes dimulai.
  3. Mengerjakan soal sesuai dengan lama waktu pengerjaan.
  4. Menjawab butir soal dengan cara memilih/meng-klik opsi jawaban.
  5. Pengawas tes akan memonitor peserta tes melalui video Zoom meeting
  6. Peserta tes dilarang keras mematikan kamera dan melakukan mute mikrofon. Pengawas dapat mengeluarkan peserta dari tes jika peserta melanggar.
  7. Peserta harus memastikan ruangan yang dipakai tes tenang. Pengawas dapat mengeluarkan peserta dari tes, jika timbul kegaduhan dari ruangan peserta yang mengganggu peserta lain.
  8. Tidak boleh ada orang lain di ruangan yang sama ketika tes berlangsung
  9. Selama tes berlangsung, peserta dilarang:
    1. Menanyakan jawaban soal kepada siapapun.
    2. Meninggalkan ruangan selama tes berlangsung.
  10. Peserta wajib menunjukkan ulang kondisi sekeliling di ruangan, jika diminta oleh pengawas sewaktu-waktu
  11. Aplikasi tes TKA-ITS akan berhenti secara otomatis ketika waktu tes berakhir dan peserta otomatis dianggap sudah logout.

Setelah Pelaksanaan Tes

  1. Memastikan kembali identitas dan jawaban yang telah diisikan sebelum "klik" tombol selesai tes
  2. Peserta dapat mengakhiri (leave Zoom meeting) setelah diberi instruksi oleh Pengawas tes

sumber : https://smits.its.ac.id/sarjana/tka/

Jumat, 02 April 2021

Tipe Soal UTBK Matematika (Integral) Yang Sering Keluar


Dalam video ini disajikan beberapa tipe soal asli UTBK-SBMPTN Matematika, sub pokok bahasan integral yang keluar dalam tujuh tahun terakhir. Tipe soalnya terdiri dari, integral substitusi, integral trigonometri, dan aplikasi integral. Pembahasan soal yang ditampilkan sangat detail, step by step sehingga dapat memudahkan para siswa untuk belajar mandiri sebagai persiapan tidak hanya saat UTBK SBMPTN tetapi juga untuk menghadapi, ulangan atau ujian akhir. Soal-soal UTBK lainnya dapat dilihat disini. Tipe Soal Matematika Saintek UTBK : https://youtu.be/5wBYuNFfnq4 UTBK Matematika-2 : https://youtu.be/BmxeGwJ-Ow8 UTBK-Saintek Fisika : https://youtu.be/pByc2zQ8mv0 TPS-kuantitatif UTBK (Part 5) : https://youtu.be/6ThpHWp7j7s Tes Kemampuan Kuantitatif (Part 4) : https://youtu.be/ELILt_FmHgw TPS Kuantitatif - Aljabar (Part 3) : https://youtu.be/aBfuY-_T-ag TPS Kuantitatif Aljabar (Part 2) : https://youtu.be/QBzqcdmQMAo TPS Kuantitatif Aritmatika (Part 1) : https://youtu.be/i9n9juDz5PY

#Saintek Matematika #UTBKMatematikaIntegral

Minggu, 28 Maret 2021

Cara Cepat Hitung Tripel Pythagoras


Hitung cepat Tripel Pythagoras tanpa kalkulator, dengan Metode FPB. Cara ini dapat menyelesaikan soal-soal tripel pythagoras dalam bentuk puluhan, ratusan, bahkan ribuan. Cara Cepat Hitung Tripel Pythagoras ini merupakan salah satu cara untuk memudahkan perhitungan matematika dan fisika, khususnya yang berkaitan dengan geometri bidang datar, bangun ruang, dan vektor. #DalilPythagoras #SegitigaSikuSiku

Senin, 15 Maret 2021

Definisi Gerak Relatif

Pada bagian ini akan dibahas hubungan dari beberapa pengamatan terhadap gerak dari acuan yang berbeda.

1. Posisi Relatif

Deskripsi posisi suatu benda tergantung pada siapa dan dimana pengamat yang mendeskripsikan posisi benda tersebut. Perhatikan gambar berikut.

Gerak Relatif - Posisi Relatif Suatu Benda

Pengamat A berada 5 satuan di sebelah kanan B. Menurut pengamat A, titik P berada di xA=+5 sedangkan menurut B, titik P berada di xB=+10. Kedua pengamat tersebut tidak salah hanya saja mereka melakukan pengukuran yang berbeda, karena menggunakan acuan yang berbeda.

Sekarang bayangkan jika pengamat B bergerak ke kanan. Menurut A titik tetap diam, tetapi menurut B, titik B mengalami perubahan posisi. Pada kasus ini kedua pengamat juga benar. Perbedaan dalam pengukuran terjadi karena perbedaan acuan yang digunakan.

Pada situasi yang lebih umum, mari kita tinjau sebuah partikel berada di titik P. Pengamat A berada pada kerangka acuan SA yang diam. Pengamat B dan titik P berada di acuan SB yang bergerak ke kanan dengan kecepatan vBA. Jika posisi P menurut B adalah rPB maka posisi P menurut A adalah

rPA=rPB+vBAt

2. Kecepatan & Percepatan Relatif

Berdasarkan persmaan (1) maka dengan cara menurunkan persamaan (1) terhadap waktu, diperoleh persamaan kecepatan sebagai berikut.

d rPAdt=d rPBdt+vBAvPA=vPB+vBA

Dengan vPA adalah kecepatan partikel P menurut A. Persamaan (1) dan (3) disebut persamaan Tranformasi Galileo.

Meskipun kedua pengamat di kerangka acuan yang berbeda mengukur kecepatan yang berbeda, tapi kedua pengamat mengukur percepatan yang sama jika vBA adalah nilai yang konstan. Hal ini dapat diklarifikasi dengan menurunkan persamaan (3) terhadap waktu.

d vPAdt=d vPBdt+d vBAdt

Karena vBA konstan maka d vBAdt=0, sehingga dapat disimpulkan bahwa aPA=aPB. Jadi percepatan partikel P terukur sama meskipun diukur dari kerangka acuan yang berbeda.

[1. Posisi Relatif – 2. Kecepatan & Percepatan Relatif, Referenfi: Serway, Jewett – Physics for Scientists and Engineers with Modern Physics, 9th Ed]

Contoh Soal & Pembahasan Gerak Relatif

  1. Perahu dengan kecepatan 8 m/s menyeberangi sungai selebar 40 meter dengan arus berkecepatan 6 m/s. Jika perahu diarahkan tegak lurus terhadap arah aliran sungai. Tentukan
    (a) Kecepatan perahu terhadap orang di pinggir sungai
    (b) Jarak yang ditempuh perahu

Penyelesaian:

(a) Kecepatan perahu terhadap orang di pinggir sungai
Kecepatan perahu terhadap orang di pinggir jalan adalah resultan kecepatan dari penjumlahan vektor kecepatan perahu dan kecepatan aliran sungai.
vR=82+62=10 m/s

(b) Jarak yang ditempuh perahu
Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke tepi adalah
t=xv=408=10 m/s