Minggu, 28 Maret 2021

Cara Cepat Hitung Tripel Pythagoras


Hitung cepat Tripel Pythagoras tanpa kalkulator, dengan Metode FPB. Cara ini dapat menyelesaikan soal-soal tripel pythagoras dalam bentuk puluhan, ratusan, bahkan ribuan. Cara Cepat Hitung Tripel Pythagoras ini merupakan salah satu cara untuk memudahkan perhitungan matematika dan fisika, khususnya yang berkaitan dengan geometri bidang datar, bangun ruang, dan vektor. #DalilPythagoras #SegitigaSikuSiku

Senin, 15 Maret 2021

Definisi Gerak Relatif

Pada bagian ini akan dibahas hubungan dari beberapa pengamatan terhadap gerak dari acuan yang berbeda.

1. Posisi Relatif

Deskripsi posisi suatu benda tergantung pada siapa dan dimana pengamat yang mendeskripsikan posisi benda tersebut. Perhatikan gambar berikut.

Gerak Relatif - Posisi Relatif Suatu Benda

Pengamat A berada 5 satuan di sebelah kanan B. Menurut pengamat A, titik P berada di xA=+5 sedangkan menurut B, titik P berada di xB=+10. Kedua pengamat tersebut tidak salah hanya saja mereka melakukan pengukuran yang berbeda, karena menggunakan acuan yang berbeda.

Sekarang bayangkan jika pengamat B bergerak ke kanan. Menurut A titik tetap diam, tetapi menurut B, titik B mengalami perubahan posisi. Pada kasus ini kedua pengamat juga benar. Perbedaan dalam pengukuran terjadi karena perbedaan acuan yang digunakan.

Pada situasi yang lebih umum, mari kita tinjau sebuah partikel berada di titik P. Pengamat A berada pada kerangka acuan SA yang diam. Pengamat B dan titik P berada di acuan SB yang bergerak ke kanan dengan kecepatan vBA. Jika posisi P menurut B adalah rPB maka posisi P menurut A adalah

rPA=rPB+vBAt

2. Kecepatan & Percepatan Relatif

Berdasarkan persmaan (1) maka dengan cara menurunkan persamaan (1) terhadap waktu, diperoleh persamaan kecepatan sebagai berikut.

d rPAdt=d rPBdt+vBAvPA=vPB+vBA

Dengan vPA adalah kecepatan partikel P menurut A. Persamaan (1) dan (3) disebut persamaan Tranformasi Galileo.

Meskipun kedua pengamat di kerangka acuan yang berbeda mengukur kecepatan yang berbeda, tapi kedua pengamat mengukur percepatan yang sama jika vBA adalah nilai yang konstan. Hal ini dapat diklarifikasi dengan menurunkan persamaan (3) terhadap waktu.

d vPAdt=d vPBdt+d vBAdt

Karena vBA konstan maka d vBAdt=0, sehingga dapat disimpulkan bahwa aPA=aPB. Jadi percepatan partikel P terukur sama meskipun diukur dari kerangka acuan yang berbeda.

[1. Posisi Relatif – 2. Kecepatan & Percepatan Relatif, Referenfi: Serway, Jewett – Physics for Scientists and Engineers with Modern Physics, 9th Ed]

Contoh Soal & Pembahasan Gerak Relatif

  1. Perahu dengan kecepatan 8 m/s menyeberangi sungai selebar 40 meter dengan arus berkecepatan 6 m/s. Jika perahu diarahkan tegak lurus terhadap arah aliran sungai. Tentukan
    (a) Kecepatan perahu terhadap orang di pinggir sungai
    (b) Jarak yang ditempuh perahu

Penyelesaian:

(a) Kecepatan perahu terhadap orang di pinggir sungai
Kecepatan perahu terhadap orang di pinggir jalan adalah resultan kecepatan dari penjumlahan vektor kecepatan perahu dan kecepatan aliran sungai.
vR=82+62=10 m/s

(b) Jarak yang ditempuh perahu
Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke tepi adalah
t=xv=408=10 m/s